Oleh: Iqbal Fathurahman S.K.H

Merebahkan sapi merupakan tahapan yang harus dilakukan sebelum sapi kurban disembelih. Terkadang kita menjumpai kendala-kendala dalam hal merebahkan sapi kurban terlebih lagi membutuhkan banyak tenaga untuk dapat merebohkan hewan kurban tersebut. Selain itu masih banyaknya teknik di lapangan untuk merebahkan sapi kurban yang kurang sesuai sehingga dapat menyakiti dan membuat sapi kurban menjadi stres yang dapat memengaruhi kualitas daging kurban.

Tahukah anda? Sebenarnya terdapat teknik yang sederhana dan tidak memerlukan banyak tenaga untuk merebahkan sapi secara aman serta mudah. Terdapat dua metode yang biasa digunakan yaitu metode Burley dan metode Rope Squeeze. Prinsip dari kedua metode tersebut adalah dengan menekan rongga perut dan rongga dada sehingga secara perlahan sapi dapat direbahkan.

Metode Burley

Metode ini pertama kali ditemukan oleh Dr. D.R. Burley dari Georgia. Cara yang dilakukan yaitu:

  1. Tali diletakkan di atas punggung sapi dengan bagian tengah tepat berada di atas pundak sapi.
  2. Kedua ujung tali dilewatkan di antara kaki depan dan disilangkan pada bagian dada sapi bagian bawah.
  3. Kedua ujung tali diangkat pada kedua sisi badan sapi dan disilangkan di punggung.
  4. Tali diturunkan kembali dan dimasukkan pada bagian dalam dari kaki belakang.
  5. Simpul tali yang telah dibuat diperiksa kembali.
  6. Kedua ujung tali ditarik dan sapi akan roboh.

 

 

Metode Burley

Metode Rope Squeeze

Metode lainnya yaitu metode Rope Squeeze. Metode ini dilakukan dengan cara:

  1. Tali dilingkarkan pada bagian leher sapi lalu disimpul.
  2. Ujung tali dipindahkan ke sisi lainnya.
  3. Tali dilewatkan pada bagian bawah sapi kemudian peganlah ujung tali tersebut dan lingkarkan pada tubuh
  4. Buat simpul mati tepat di belakang pundak sapi.
  5. Tali dilingkarkan kembali tepat di bagian perut.
  6. Tali ditarik , maka sapi dapat roboh.

Rope Squeeze

Metore “SUROP”          

Selain dua teknik tersebut, terdapat teknik modifikasi metode merebahkan hewan sapi yang ditemukan oleh drh. Supriyanto, MVPH. Menurutnya, teknik dengan metode Burley maupun Rope Squeeze sebenarnya sudah ideal dan dapat digunakan untuk merobohkan hewan qurban. Akan tetapi menurutnya terdapat beberapa kelemahan yang sering ditemui diantaranya pada metode burley dan rope squezze tidak adanya tahapan mengikat kaki. Padahal masih terdapat tahapan setelah sapi telah jatuh yaitu pengikatan kedua kaki depan dan belakang yang kemudian diikatkan menjadi satu. Setelah itu dilakukan pengikatan kepala untuk meregangkan leher secara sempurna.

Dikarenakan proses tersebut dapat memakan waktu yang cukup lama dan sangat beresiko maka muncullah teknik modifikasi oleh drh. Supriyanto, MVPH dengan cara mendesain cara merobohkan sapi agar sapi tetap jatuh dengan halus tanpa terbanting akan tetapi tidak memungkinkan sapi untuk bangkit kembali dan tidak perlu mengikat keempat kakinya sehingga dapat segera disembelih.

Bertempat di RPH Giwangan Yogyakarta, beliau mempraktikkan dengan cara memodifikasi metode Rope Squeeze. Pada metode medifikasi tersebut,

  1. Tali pada bagian dada dan perut akan mengencang dan tidak mudah kendur dikarenakan simpul yang digunakan di bagian depan dan belakang merupakan simpul pangkal sehingga tali akan mengencang dan membuat posisi tubuh sapi tidak mudah meronta serta kaki tidak bisa bergerak menendang dengan posisi tali tetap di tahan.
  2. Pada posisi tersebut sapi tidak akan bangun lagi dan kepala diregangkan sempurna serta diikat supaya tidak bergerak sehingga sapi bisa langsung disembelih.

Menurutnya, dengan metode ini, harapannya adalah sapi tidak akan tersiksa lama dan perlu ada inovasi di dunia penyembelihan hewan kurban. “mosok cara mengikat sapi saja metode nya pakai nama orang bule. “Jadi bagaimana kalau metode ini kita namakan Metode SUROP (Supriyanto Rope Casting Method)” Tutur drh. Supriyanto, MVPH.

 

Tonton video metode SUROP disini:

 

Editor in ChiefVetHealthVetNewscara,jatuh,Livestock,merebahkan,qurban,Sapi
Oleh: Iqbal Fathurahman S.K.H Merebahkan sapi merupakan tahapan yang harus dilakukan sebelum sapi kurban disembelih. Terkadang kita menjumpai kendala-kendala dalam hal merebahkan sapi kurban terlebih lagi membutuhkan banyak tenaga untuk dapat merebohkan hewan kurban tersebut. Selain itu masih banyaknya teknik di lapangan untuk merebahkan sapi kurban yang kurang sesuai sehingga...