Oleh drh. Ghoniyyun An-Nafik

Memiliki kucing yang sedang bunting dan akan segera melahirkan terkadang membuat pemilik was-was sekaligus penasaran dengan bagaimana cara si kucing melahirkan. Meskipun sebagian kucing terlihat sangat gelisah, pemilik tidak perlu cemas karena gejala tersebut normal pada induk menjelang proses melahirkan. Pada dasarnya setiap kucing memiliki insting alami untuk mengatasi semua proses kelahiran anak-anaknya.

Secara garis besar, proses melahirkan pada kucing dibagi menjadi tiga tahap:

Tahap pertama

Fase Pertama: Kucing gelisah dan mencari tempat untuk melahirkan (nesting). Sumber: wikihow

Biasanya kucing akan melahirkan ketika umur kebuntingan 6o-67 hari atau rata-rata 65 hari. Pada usia kehamilan ini biasanya tanda pertama yang muncul adalah suara menggeram terus menerus dari si induk. Suara tersebut menandakan bahwa si induk sedang gelisah karena mulai terjadi kontraksi pada dinding rahimnya. Secara naluriah, induk akan menunjukkan “nesting behaviour”, yakni mencari kotak atau tempat yang tersembunyi dan nyaman untuk melahirkan [1]. Pada fase ini, kucing akan terlihat kebingungan memposisikan tubuhnya disertai keluar cairan dari lubang vagina. Perubahan lainnya yang tampak ialah vulva membesar dan melembek, puting susu membesar, dan kelenjar mamae penuh [2]. Selain itu, serviks (leher rahim) akan berdilatasi dan melunak, induk menjilati area vaginalnya. Fase pertama dapat berlangsung sekitar 12 hingga 24 jam [3].

Fase pertama berakhir jika anak pertama telah lahir. Namun si Induk dapat pula menunda melahirkan hingga beberapa jam jika dipindahkan ke tempat yang menurutnya tidak nyaman.

Tahap Kedua (Melahirkan)

Fase Kedua dimulai setelah kitten lahir, biasanya induk akan menjilati vaginanya untuk menstimulasi keluarnya kitten-kitten yang lain. Sumber: Rocky Mountain Feline Rescue

 

Fase Kedua, induk mengejan dan tampak kelelahan.Sumber: Courstesy drh. Istianah M.J

Tahapan yang kedua ini merupakan fase inti, induk mengalami puncak kontraksi ditandai dengan terlihatnya pergerakan fetus (janin) pada perut besarnya. Pada permulaan puncak kontraksi, kontraksi terjadi setiap 30 menit sekali bahkan lebih lama. Kemudian frekuensi kontraksi secara berangsur-angsur meningkat hingga 30 detik sekali diikuti tarikan napas panjang dan dalam, sampai anak kucing pertama lahir. Sebelum anak terlahir, biasanya diawali dengan munculnya cairan amnion (bubble water) [4].

Kelahiran anak pertama normalnya berlangsung sekitar 20 menit.  Segera menyusul kelahiran selanjutnya dengan interval waktu lebih cepat atau lebih lambat. Kucing yang normal akan terus mengejan sambil menjilat-jilat area vaginanya untuk menyetimulasi kelahiran anak kucing selanjutnya. Proses ini akan berulang sampai seluruh anak kucing lahir. Umumnya induk kucing bisa melahirkan 4 s.d 6 anak kucing dalam sekali proses [3].

Pada kasus tertentu, proses kelahiran dapat mencapai waktu hingga 24 jam, terutama pada jumlah anak yang banyak. Ketika kelahiran berlangsung lama, kucing dapat diberi pakan untuk memenuhi kebutuhan energi tubuhnya.

Pada umumnya kelahiran, bagian tubuh anak kucing yang pertama kali terlihat saat keluar dari lubang kelahiran induknya adalah kepala. Tetapi ini tidak selalu, dapat pula kaki terlebih dulu (sungsang). Hampir sepertiga kelahiran pada kucing merupakan kelahiran sungsang [3].

Anak kucing yang baru lahir terbungkus kantong selaput membran dan lendir. Kemudian induk akan membersihkan (menjilati) daerah hidung dan mulut anaknya guna menstimulasi pernapasan. Ketika si anak kucing  mengeong sambil mulet (meregangkan otot), maka sudah bisa dipastikan bahwa si anak kucing dalam kondisi baik.

Tahap ketiga (Setelah Kelahiran)

Usai membersihkan anaknya, induk akan menggigit tali pusar yang memempel pada dinding perut si anak. Kemudian talipusar tersebut dimakan bersama plasenta dan membran pembungkus fetus (janin) kucing. Tidak perlu heran karena hal tersebut merupakan perilaku alami kucing yang baru melahirkan. Selain itu, perlu diperhatikan pula jumlah plasenta yang keluar. Masing-masing anak kucing memiliki satu placenta. Jika tidak demikian, maka bersegeralah menghubungi dokter hewan untuk segera mengeluarkan placenta yang tertinggal di rahim induk [5].

Secara naluriah, anak kucing yang baru lahir akan merangkak ketubuh induknya yang hangat untuk mencari puting susu. Dengan demikian proses kelahiran telah berjalan lancar.

Kitten yang lahir dengan selamat secara naluriah akan mencari puting susu induknya dan minum susu induknya. Sumber: Courtesy drh. Istianah M.J

Meskipun pada umumnya kucing dapat melahirkan tanpa bantuan manusia, pemilik hendaknya tetap mengawasi dan tanggap jika ada kelainan terjadi. Permasalahan yang terkadang muncul antara lain kaki anak yang tersangkut di saluran lahir, kucing mengalami rasa kegelisahan yang sangat, terutama kucing yang baru pertama kali melahirkan. Oleh karena itu, pemilik sebaiknya menungguinya untuk membuat induk merasa lebih tenang. Berkonsultasilah pada dokter hewan untuk memberikan perawatan terbaik.

 

Referensi

[1] Ettinger, S.F. Textbook of Veterinary Internal Medicine, 3rd ed. W.B. Saunders Company. Philadelphia, PA; 1989.

[2] Cain, J; Lawler, D. Small Animal Reproduction and Pediatrics. Pro-Visions Pet Specialty Enterprises. St. Louis, MO; 1991.

[3] Anonim. 2017. Diambil dari: http://www.myhealthycat.com/cats-giving-birth-to-kittens.html. Diakses 9 Mei 2017

[4] Feldman, E; Nelson, R. Canine and Feline Endocrinology and Reproduction. W.B. Saunders Company. Philadelphia, PA; 1987.

[5] Anonim. 2017. Diambil dari: http://www.cat-world.com.au/parturition-birth-in-cats. Diakses 9 Mei 2017

https://vetindonesia.com/wp-content/uploads/2017/08/cat_giving_birth_to_kittens.jpghttps://vetindonesia.com/wp-content/uploads/2017/08/cat_giving_birth_to_kittens-300x225.jpgEditor in ChiefVetHealthbunting,cara,kucing,melahirkan,Pet and Exotic,proses,tahap
Oleh drh. Ghoniyyun An-Nafik Memiliki kucing yang sedang bunting dan akan segera melahirkan terkadang membuat pemilik was-was sekaligus penasaran dengan bagaimana cara si kucing melahirkan. Meskipun sebagian kucing terlihat sangat gelisah, pemilik tidak perlu cemas karena gejala tersebut normal pada induk menjelang proses melahirkan. Pada dasarnya setiap kucing memiliki insting...