Oleh : drh. Galih Cahyadi S.

Apa itu raptor?

Raptor (juga dikenal sebagai “burung pemangsa”) adalah kelompok burung yang berburu makanan dan bergantung pada indra, ketangkasan, dan kekuatan mereka untuk menemukan dan menangkap mangsanya. Istilah “raptor” berasal dari kata Latin “raptare”, yang berarti “merebut dan membawa pergi” [1].

 

Apa saja jenis – jenis raptor?

Raptor terbagi menjadi dua kelompok besar, spesies nocturnal (aktif pada malam hari) dan spesies diurnal (aktif pada siang hari). Elang dan Alap – alap umumnya jatuh ke dalam kelompok raptor diurnal, sementara Burung Hantu semua adalah raptor nocturnal. Ada lebih dari 490 spesies raptor di seluruh dunia dan tersebar di seluruh benua (kecuali Antartika). Dari jumlah tersebut, sekitar 60% adalah spesies raptor diurnal dan 40% nocturnal. Sebagian besar spesies raptor bersifat monogami, namun dapat mencari pasangan alternatif jika pasangannya mati. Sebagian besar raptor bersifat dimorfik seksual, dengan betina lebih besar dari pada jantan [1].

Elang jawa. Sumber gambar : https://en.brilio.net/news/questions-and-explanations-behind-the-garudas-apparent-existence-questions-and-explanations-behind-t.html

Elang Jawa (Nisaetus bartelsi) merupakan salah satu jenis raptor yang hanya bisa ditemukan di Indonesia, tepatnya di Pulau Jawa. Elang Jawa merupakan raptor yang digambarkan sebagai lambang Negara Indonesia yaitu Garuda Pancasila.

 

Apa makanan raptor?

Raptor adalah “karnivora obligat” dan mendapatkan kebutuhan energinya dari makanan yang terdiri dari jaringan hewan vertebrata dan atau invertebrata. Cakar dan paruh mereka cenderung relatif besar, kuat dan disesuaikan untuk merobek dan atau menusuk daging. Raptor pada umumnya akan berburu mangsa hidup, termasuk serangga, ikan, mamalia, burung, reptil dan amfibi, sejumlah spesies juga dapat memakan bangkai [1].

Pada beberapa daerah di Indonesia raptor malam yaitu Serak Jawa (Tyto alba) digunakan para petani sebagai pemangsa alami tikus sawah [1].

 

Apakah raptor dapat menjadi sumber zoonosis?

Ya, raptor dapat menularkan penyakit pada manusia. Gejala penyakit pada manusia dapat bervariasi dari ringan sampai berat. Raptor bisa saja tidak menampakkan gejala berpenyakit sampai akhir hidupnya. Penyakit yang dapat menular pada manusia yang disebabkan oleh bakteri yaitu Salmonellosis (Salmonella sp.), Avian tuberculosis (Mycobacterium avium), Chlamydiosis / Psittacosis (Chlamydia psittaci), E. coli, Erysipelas (Erysipelothrix rhusiopathiae), Staphylococcosis, Campylobacteriosis, Yersiniosis (pseudoTB) dan Avian cholera (Pasteurella multocida). Dari jamur meliputi Thrush (Candida albicans), ringworm, Cryptococcis dan Aspergillosis (Aspergillus fumigatus). Sedangkan dari virus meliputi Newcastle Disease (Paramyxovirus) dan Avian Influenza. Tidak memelihara raptor di rumah merupakan keputusan terbaik untuk mencegah penyakit – penyakit tersebut [1].

 

Bagaimana status perlindungan raptor di Indonesia?

Di Indonesia sendiri menurut PP No 7 Tahun 1999 semua jenis dari famili Accipitridae, Pandionidae, dan Falconidae (termasuk di dalamnya alap – alap dan elang) merupakan satwa dilindungi. Berkurangnya populasi raptor di Indonesia paling besar disebabkan oleh perburuan, jual – beli raptor utuk dijadikan hewan peliharaan dan perusakan hutan sehingga mengurangi habitat dan mangsa raptor. Mari kita dukung pelestarian raptor Indonesia dengan tidak memburu raptor, membeli raptor dari pasar atau pedagang dan menjaga kelestarian alam [2]. Salam lestari!

Referensi

[1] Anonim. 2010. Recommended Guidelines for the Captive Management of Raptors Accipitriformes, Falconiformes & Strigiformes in South Australia.

[2] Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999 Tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan Dan Satwa.

drh. Galih C Setiawan
Volunteer Coordinator Wildlife Rescue Center Yogyakarta

Iqbal FathurahmanVetHealthPet and Exotic,Wild Animal
Oleh : drh. Galih Cahyadi S. Apa itu raptor? Raptor (juga dikenal sebagai 'burung pemangsa') adalah kelompok burung yang berburu makanan dan bergantung pada indra, ketangkasan, dan kekuatan mereka untuk menemukan dan menangkap mangsanya. Istilah 'raptor' berasal dari kata Latin 'raptare', yang berarti 'merebut dan membawa pergi' .   Apa saja jenis –...